Wisatawan Meninggal Dunia Akibat Terseret Arus di Perairan Pulau Derawan

  • Whatsapp

Polres Berau – Musibah kecelakaan laut menimpa rombongan wisatawan di perairan Kampung Pulau Derawan, Kecamatan Pulau Derawan, pada Selasa (15/9/2026) pagi. Kejadian tersebut mengakibatkan seorang wisatawan meninggal dunia dan satu lainnya sempat tak sadarkan diri.

Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, menerangkan bahwa peristiwa bermula sekitar pukul 07.30 WITA, setelah rombongan yang menginap di Masaya Cottage selesai menyantap sarapan. Korban bernama Riyo (63), berjalan menuju area snorkeling bersama anaknya, Andri (39). Korban kemudian berenang menuju arah Beach Cafe tanpa mengenakan rompi pelampung (life jacket).

Saat berenang kembali, derasnya arus laut tiba-tiba menyeret Riyo hingga membuat kondisi tubuhnya lemas dan tenggelam. Mengetahui hal tersebut, Andri bersama kerabatnya, Rudi (32), langsung berenang berupaya menolong korban. Sekitar pukul 08.00 WITA, korban berhasil dievakuasi dari air, namun mengalami penurunan kondisi fisik yang kritis akibat insiden tersebut.

“Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Pulau Derawan untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar AKP Suradi.

Meski sempat mendapatkan pertolongan medis di puskesmas setempat, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, Andri yang sempat kehilangan kesadaran seusai berupaya menyelamatkan ayahnya kini berada dalam penanganan tim medis.

Jenazah korban rencananya dievakuasi menuju Tanjung Redeb menggunakan kapal cepat (speed boat), sementara sebagian anggota rombongan bertolak ke Tanjung Batu untuk mengurus transportasi darat.

Kepolisian imbau seluruh wisatawan yang beraktivitas di perairan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengoperasikan perlengkapan keselamatan seperti pelampung.

Humas Polres Berau

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *